Model Pendekatan Belajar Bernuansa Konstrukitf Bagian III

Jigsaw
  • Bagilah kelas kedalam kelompok-kelompok bersifat heterogen, terutama dilihat dari segi kemampuanya. Kelompok ini dinamakan home teams
  • Siapkan bahan ajar dalam bentuk teks, gambar-gambar beberapa set dengan jumlah kelompok dalam kelas (kalau satu kelas 5 Kelompok, juga ada 5 set bahan ajar/topik).
  • Tiap peserta didik yang mendapat bagian yang sama dari masing-masing kelompok yang berbeda berkumpul untuk saling membantu mengkaji bahan yang menjadi tanggung jawabnya. Kumpulan peserta didik ini disebut dengan kelompok pakar (expert group).
  • Kelompok home teams mendiskusikan hasil kajian yang diperoleh dari kelompok pakar. Untuk memperluas wawasan, kalau ada waktu cukup, beberapa kelompok bisa mempersentasikan untuk mendapatkan masukan dari kelompok lain.
  • Setelah itu guru melakukan refleksi mengenai bahan yang telah dipelajari.
  • Peserta didik yang berperstasi dan mencapai skor sempurna perlu diberi penghargaan.
Numbered Heads Together
  1. Siswa dibagi dalam kelompok, siswa dalam kelompok mendapatkan nomor
  2. Guru memberikan tugas, dan masing-masing kelompok mengerjakannya
  3. Kelompok mendiskusikan jawabab yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengetahui jawabnya
  4. Guru memanggil nomor salah satu nomor siswa. Siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama kelompok mereka

Make-A Match
  • Guru menyiapkan kartu (satu bagian permasalahan bagi yang lain jawabnya)
  • tiap siswa mendaptkan kartu
  • Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari karu yang dipegang
  • Tiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok
  • Siswa yang dapat menemukan pasangan sebelum batas waktu diberikan poin
  • Setelah satu babak, kartu dikocok, dan dibagikan lagi
  • Demikaian seterusnya
  • Kesimpulan jangan sampai lupa

Cooperative Script
  1. Guru membagi siswa berpasangan
  2. Guru membagi wacana untuk dibaca dan diringkasGuru/siswa menetapkan siapa yang pertama sebagai pembicara dan siapa sebagai pendengar
  3. Pembicaraan menyampaikan ringkasan dengan memasukan ide-ide pokok, pendengar menyimak, mengoreksi, melengkapi
  4. Bertukar peran (Pembicara Pendengar)
  5. Kesimpulan Guru
Bertukar Pasangan
Langkah-langkah :
  • Setiap siswa mendapatkan satu pasangan (guru bisa menunjuk pasangannya atau sisiwa menunjukkan pasangannya)
  • Guru memberikan tugas dan mengerjakan tugas dengan pasangannya
  • Setelah selesai setaiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain
  • Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan masing-masing pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mengukuhkan jawabab meeka
  • Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula

Tari Bambu
Langkah-langkah :
  1. Separuh kelas (seperempat jika jumlah siswa terlalu banyak) berdiri berjajar.
  2. Separuh (atau seperempat) kelas lainnya berjajar dan menghadap jajaran yang pertama
  3. Dua siswa yang berhadapan dari kedua jajaran berbagi ing=formasi
  4. Kemudaian satu atau dua siswa yang berdiri diujung salah satu jajaran pindah keujung lainya dari jajarannya. Jajaran ini kemudaian bergeser. Dengan cara demikain masing-masing siswa mendaptkan pasangan yang baru untuk berbagi informasi. Pergeseran bisa dilakukan terus sesiao dengan kebutuhan.

Model Pendekatan Belajar Bernuansa Konstrukitf Bagian I

Model Pendekatan Belajar Bernuansa Konstrukitf Bagian II


Comments