Jalani Lah

Keadaan sering kali memaksa kita untuk melakukan hal yang tidak kita suka, kaerna hal tersebut terus kita lakukan maka kita pun akan menyenangi hal tersebut meskipun hal tersebut sebenarnya tidak kita suka. Begitu juga dengan kegiatan kita sehari-hari jika kita terus lakukan maka hal tersebut akan menjadi kebiasaan kita. Tapi hal tersebut belum tentu kita suka, mengapa ? karena didalam diri kita tersebut akan berusaha untuk menolaknya karena penolakan yang ada dalam diri kita begitu besar menyebabkan kita pun akan melepaskan nya. Ada sebuah cerita tentang dua orang yang dulunya tidak saling kenal namun karena bertemu di satu kampus keduanya pun berkenalan. Si perempuan sebenarnya tidak menyukai si cowok. Ketia si cowok ini mengungkapkan rasa cinta kepada si cewek langsung saja di tolak oleh cewek tersebut. Karena rasa prustasi cowok ini melakukan tindakan yang sebenarnya tidak pernah ia lakukan yakni meroko, sambil mengungkapkan rasa prustasinya ia meroko tersu dan sepertinya hanya cewek itu yang ada di dunia ini. Berselang dalam waktu yang tidak lama, mungkin si cowok ini terus melakukan pendekatan kepada si cewek atau mungkin juga karena ci cewek ini merasa prihatin melihat keadaan si cowok akhirnya mereka pun jadian. Sebenarnya si cewek ini tidak merasa senang namun karena seiring berjalannya waktu akhirnya luluh juga hatinya malah dilihat dari sikap dan tingkah lakunya menandakan bahwa ia betul-betul cinta pada cowok ini, dan seolah-olah otak si cewek ini sudah di cuci dengan pakai deterjen sruf barangkali. Haaa becanda emangnya bisa otak di cucu dengan deterjen ?? hubungan keduanya rada-rada agak aneh jika dibandingkan dengan kisah cinta orang lainya. Mereka kalau makan si cowok ini tidak mentraktir si cewek mungkin takut ya, takut dimanfaatkan paling hanya beberapa kali saja atau mungkin tidak sama sekali, ha... masa sih nga ada si Cuma kali dikit paling bayar sendiri kalau makan.


Hal ini memang kedenganran aneh tapi itu memang ada ko, si cewek sepertinya sudah mempunyai komitmen untuk tidak merugikan si cowok begitu juga dengan dirinya tidak mau dirugikan baik secara fisik maupun finasial. Intinya jika kita melakukan sesuatu jika kita menerima dengan lapang dada dan menghayatinya justru hal tersebut membuat kita akan suka terhadap hal tersebut, dan hal sebaliknya akan terjadi jika kita tidak menerimanya dengan lapang dada, dengan rasa terpaksa namun tidak menrimanya dengan lapang dada dan tidak berharap akan ada himahnya. Namun kejadian lain akan terjadi jika orang tersebut berangapan bahwa akan ada himahnya dari hal tersebut.

Comments